Untuk mengkoneksikan komputer atau laptop anda dengan menggunakan Sistem Operasi Windows merupakan hal yang biasa bagi kebanyakan orang. Disini saya akan membahas koneksivitas Jaringan nirkabel (wireless) menggunakan Linux. saya akan membagi menjadi 2 cara, yaitu cara mudah dan cara sulit. Masing2 tentunya punya kekurangan dan kelebihan, jadi tentukan pilihan anda sendiri.
Dalam tulisan ini saya menggunakan Ubuntu 6.0.6 (Dapper), yup.. mungkin “jadul” banget buat para pengguna Fiesty. Saya asumsikan Wireless card anda sudah terdeteksi dengan baik
dan dalam tulisan ini wireless card saya terdeteksi sebagai eth1. Biasanya seluruh hotspot publik menggunakan sistem DHCP (IP akan otomatis anda dapatkan), tapi untuk kasus tertentu anda harus melakukan setting manual.
Prasyarat :
Paket Wireles-tools
Cara Mudah
1. Pada panel, pilih System -> Administration -> Networking

[Gambar 1. Panel]

[Gambar 2. Network setting]
2. Keterangan gambar berikut langkah :
a. Pilih Wireless card anda
b. Kemudian klik “Properties” (akan muncul dialog box interface properties –gambar 3 –)

[Gambar 3. Interface properties]
3. Keterangan gambar berikut langkah :
a. Cek box “Enable this conection”
b. Pilih “Network Name (SSID)” yang aktif
c. Jika menggunakan WEP, ubah “Key type” menjadi Hexadecimal (mis: 55:55:55:55:57) atau plaintext (mis: agung).
d. Masukkan kunci WEP pada “WEP key”, jika tidak menggunakan WEP, maka biarkan kosong.
e. Jika menggunakan sistem dhcp, maka “Configuration” pada Conection setting cukup anda pilih “DHCP”. Namun jika anda harus mengisi manual, maka pilih “Static IP address”, kemudian isikan sesuai dengan IP yang telah anda ketahui.
f. Jangan lupa klik “OK”.
Cara Tradisional (Back to nature dab…
)
1. Buka gnome-terminal dengan menggunakan langkah berikut :
ALT + F2 -> isi textbox dengan “gnome-terminat” -> tekan Enter
2. Masuk ke root :
$ sudo su
password :#
3. Check jaringan (SSID) yang aktif
# iwlist eth1 scan

[Gambar 4. Hasil dari scanning menggunakan iwlist]
4. Masuk kedalam jaringan (SSID) yang dituju
Jika tidak menggunakan WEP :
# iwconfig eth1 essid “Nama SSID yang dituju”
Jika menggunakan WEP dgn tipe HEXADECIMAL
# iwconfig eth1 essid “Nama SSID yang dituju” key xx:xx:xx:xx:xx
Jika menggunakan WEP dgn tipe plaintext
# iwconfig eth1 essid “Nama SSID yang dituju” key s:password
5. Mandapatkan IP dengan sistem DHCP
# dhclient

[Gambar 5. Masuk ke dalam jaringan yang dituju]
6. Setting klien secara manual (Jika tidak menggunakan sistem DHCP)
Setelah menjalankan langkah ke-4.
Misalkan IP klien 192.168.1.100, netmask 255.255.255.0, dan gateway 192.168.1.1
# ifconfig eth1 192.168.1.100 netmask 255.255.255.0
Menambahkan rute ke gateway
# route add default gw 192.168.1.1
Cek konektivitas
# ping 192.168.1.1
kemudian ping jaringan luar misalkan google.com
# ping google.com
ok. cukup sekian dulu.
note :
Wireless = jaringan nirkabel (tanpa kabel) yang biasa tersedia di perusahaan, cafe, mall dan kampus
Hotspot = area dari jaringan nirkabel
DHCP = sebuah mekanisme sehingga server dapat menyediakan IP secara otomatis untuk klien







