<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>agung "Raxephonix" Blog &#187; Opinion</title>
	<atom:link href="http://agung.getux.com/category/personal/opinion/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agung.getux.com</link>
	<description>Hidup sekarang dan tersenyum untuk masa depan</description>
	<pubDate>Sun, 14 Feb 2010 13:58:05 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Strategi Migrasi Open Source di Universitas</title>
		<link>http://agung.getux.com/2009/10/30/strategi-migrasi-open-source-di-universitas/</link>
		<comments>http://agung.getux.com/2009/10/30/strategi-migrasi-open-source-di-universitas/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 15:19:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agung Nugroho</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Open source]]></category>

		<category><![CDATA[Opinion]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agung.getux.com/?p=252</guid>
		<description><![CDATA[<img src="http://agung.getux.com/wp-content/uploads/2009/10/campus.jpg" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Tulisan ini dibuat untuk menyukseskan <a href="http://www.informatika.lipi.go.id/seminar/lombablog/">Lomba Blog Open Source</a> P2I-LIPI dan <a href="http://www.informatika.lipi.go.id/seminar/">Seminar Open Source</a> P2I-LIPI 2009.</p></blockquote>
<p><a href="http://agung.getux.com/wp-content/uploads/2009/10/campus.jpg"><img src="http://agung.getux.com/wp-content/uploads/2009/10/campus.jpg" alt="" title="campus" width="270" height="192" class="alignleft size-medium wp-image-264" /></a>Perkembangan open source beberapa tahun terakhir  menunjukan peningkatan, bahkan program Indonesia, Go Open Source (IGOS) mulai memberikan pengaruh pada lingkungan pendidikan di Indonesia. Penggunaan perangkat lunak open source diharapkan akan membentuk ketahanan dan kemandirian bangsa. Mengingat penggunaan software open source akan mengurangi ketergantungan teknologi kepada perusahaan/vendor pengembang software. Selain itu software open source yang potensial untuk dikembangkan secara mandiri dan sesuai dengan kebutuhan, dapat membuat bangsa ini lebih kreatif dan cerdas.  Bagi dunia pendidikan, dengan pemanfaatan open source, instansi pendidikan dapat melakukan penghematan dari sisi pengeluaran untuk pembelian lisensi, dan open source membuka peluang untuk menghasilkan berbagai macam penelitian.  Terbukti dengan adanya beberapa instansi pendidikan yang mulai migrasi ke open source seperti Universitas Gunadarma, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah mada, dan beberapa universitas lain.</p>
<p>Penulis mencoba menjabarkan beberapa strategi yang digunakan untuk mengatasi beberapa hambatan migrasi sebuah universitas.</p>
<h3>1. Menetapkan kebijakan</h3>
<p>Bukan tidak mungkin kebijakan dari top management universitas dapat menjadi langkah awal dari proses migrasi ini. Kebijakan dapat berupa SK Rektor yang menjabarkan mengenai kelebihan dan kekurangan open source, berikut tantangan-tantangan yang dihadapi. Hendaknya SK juga berisi reward and punishment, terhadap unit yang belum melakukan migrasi berdasarkan target yang telah di tentukan. Target migrasi juga tidak ditetapkan terlalu &#8220;optimistik&#8221; melainkan  perlu juga mengkaji permasalahan-permasalahan non teknis yang nanti bakal terjadi di lapangan.</p>
<h3>2. Membangun resource</h3>
<p>Resource atau sumber daya dapat berupa SDM dan infrastruktur yang digunakan untuk mendukung proses migrasi open source nantinya. Sumber daya ini juga menjadi pusat helpdesk nantinya setelah pasca migrasi. Untuk penentuan SDM, hendaknya terbagi menjadi 3 tim, pertama, tim yang menangani proses manajemen; kedua, tim yang menangani proses pengembangan sistem; ketiga, tim yang menangani teknis di lapangan. Tim pengembang, bertugas untuk mengembangkan sistem operasi standar yang digunakan untuk sistem operasi pada universitas tersebut. Tim manajemen, memiliki kemampuan manajemen, tetapi juga mampu untuk memahami kondisi teknis di lapangan. Tim pengembang, mengembangkan sistem dan infrastruktur seperti wiki dokumentasi, official web, repositories, dan beberapa layanan helpdesk. Hendaknya tim pengembang terdiri dari open source consultant, sistem analis, programmer, desainer dan system developer. Sejak awal haruslah di bentuk komitmen dan juga proses duplikasi dan regenerasi dari tim-tim ini.</p>
<ul>
<li><strong>Mengembangkan sistem operasi mandiri</strong><br />
Setiap universitas memiliki keunikan tersendiri, sehingga mengembangkan sistem operasi mandiri yang berciri universitas dapat meningkatkan image branding dari universitas. Sistem operasi mandiri yang dikembangkan oleh universitas, hendaknya menggunakan antar muka yang dapat mengurangi efek psikologis (resistensi) dari pengguna. Bisa dengan mendekati antar muka sistem operasi yang digunakan sebelumnya.</li>
</ul>
<h3>3. Roadshow dan sosialisasi</h3>
<p>Ada baiknya tim manajemen dan tim pengembang melakukan sosialisasi terhadap kebijakan yang telah dibuat. Sekaligus dalam sosialisasi ini dapat menjadi ajang &#8220;unjuk gigi&#8221; dan uji kompabilitas, serta memberikan informasi tentang kekurangan dan kelebihan sistem dan software open source. Dengan proses sosialisasi ini, diharapkan pemikiran dan pandangan pengguna terhadap open source mulai terbuka, sekaligus mengurangi efek psikologis. Sosialisasi juga menjadi ajang tanya jawab dan sharing informasi dengan pengguna, yang pada akhirnya pengguna bisa semakin yakin mau bermigrasi atau sebaliknya :). Hendaknya sosialisasi dilakukan bertahap, dengan mengunjungi atau mengumpulkan dalam satu forum diskusi.</p>
<h3>4. Survei</h3>
<p>Tujuan dari survei adalah melakukan inventarisasi segala kemungkinan dalam proses migrasi. inventarisasi ini berupa permasalahan migrasi sistem, aplikasi dan perangkat keras. </p>
<ul>
<li><strong>Survei kebutuhan software</strong><br />
Survei aplikasi digunakan untuk memilah software-software yang dapat dimigrasi, software yang tidak dapat dimigrasi tapi bisa menggunakan software penengah seperti wine atau virtual box, atau software yang sama sekali tidak dapat dimigrasi. Pertimbangan survei juga untuk melihat sistem informasi yang digunakan oleh universitas tersebut, apakah dapat berjalan di sistem operasi Linux, jika perlu dilakukan migrasi terhadap sistem maka perlu juga dipertimbangan cost and benefit sebelum dan setelah migrasi sistem.</li>
<li><strong>Survei perangkat keras</strong><br />
Ada 2 keuntungan dalam melakukan survei perangkat keras, pertama, dapat menambah inventory perangkat keras; kedua, dapat mengetahui kondisi teknis dari komputer yang akan di migrasi. Kegiatan ini hendaknya, dilakukan dengan kerja sama antara tim teknis dengan pranata-pranata setiap unit kerja. Hal ini untuk mengurangi beban dari tim teknis.</li>
<li><strong>Survei efek psikologis</strong><br />
Survei ini dilakukan untuk mengetahui tingkat ketahanan psikologis pengguna dalam proses migrasi. Resistensi pengguna bisa dijadikan acuan, untuk menentukan prioritas dan lama proses migrasi.</li>
</ul>
<h3>5. Analisa dan penentuan prioritas</h3>
<p>Hasil dari survei kemudian diolah dan dianalisa untuk menentukan prioritas dan strategi dalam migrasi. Dari hasil ini, para pengembang dapat bekerjasama dengan tim manajemen untuk mendahulukan wilayah-wilayah migrasi yang memiliki efek penolakan (resistensi) cukup ringan. Dengan penentuan prioritas, seluruh resource SDM dapat berfokus pada lingkup wilayah yang tidak terlalu luas, sehingga penanganan terhadap masalah pun bisa dilakukan secara realtime dan tidak tertunda.</p>
<h3>6. Migrasi</h3>
<p>Setelah melalui pengolahan data, hasil survei ini akan di berikan kepada unit yang akan di migrasi. Dengan beberapa pertimbangan, tim teknis dapat memberikan rekomendasi-rekomendasi untuk migrasi. Seperti migrasi full, atau migrasi linux namun menggunakan software virtualisasi atau wine.</p>
<ul>
<li><strong>Penggunaan software wine dan virtualisasi virtual box</strong><br />
Bukan tidak mungkin dalam proses dilapangan terjadi permasalahan teknis seperti software tidak kompatibel dengan sistem operasi Linux. Permasalahan ini dapat di selesaikan dengan menggunakan software wine namun jika wine tidak dapat menjadi solusi, solusi terakhir adalah dengan menggunakan software virtual box, dengan kosekuensi resource memori yang dibutuhkan menjadi lebih besar.</li>
<li><strong>Migrasi dokumen office</strong><br />
Dokumen yang terdapat universitas biasanya berasal dari penggunaan software proprietary, sehingga permasalah terbesar adalah kompabilitas open office terhadap dokumen-dokumen ini. Kompabilitas data office merupakan isu yang patut dijadikan prioritas, karena permasalahan umum migrasi hanya seputar perubahan format dokumen yang digunakan pengguna setelah bermigrasi. Keluhan dan efek psikologis lebih besar dalam proses ini. Ada beberapa solusi praktis yang bisa dilakukan, yaitu setiap format dokumen dijadikan template tersendiri, Pengguna diajarkan untuk membuat dokumen office sesuai standar, dan yang terakhir bisa dengan membuat sistem office automation.</li>
<li><strong>Software yang tidak dapat di migrasi</strong><br />
Ada beberapa software engineer seperti autoCAD, autodesk, dan beberapa software engineer dan khusus tidak dapat berjalan stabil dengan menggunakan wine dan virtual box. Untuk kasus ini, lebih baik komputer tersebut jangan di migrasikan terlebih dahulu</li>
</ul>
<h3>7. Pendampingan dan helpdesk</h3>
<p>Ini adalah proses terakhir setelah migrasi. Biasanya proses pendampingan dan helpdesk menjadi proses yang paling panjang di antara proses yang lain. selain itu, tahapan ini tidak bisa di targetkan dengan waktu, mengingat kondisi dilapangan yang terkadang memiliki karakteristik kasus yang berbeda. Namun jika pembentukan resource SDM dan infrastruktur sudah stabil, tahapan ini dapat berjalan lancar. Tahapan ini biasanya di kombinasikan dengan pelatihan-pelatihan tambahan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi pengguna.</p>
<h3>
Kesimpulan</h3>
<p>Akhir kata, migrasi bukanlah proses migrasi mesin saja, melainkan merupakan proses pembelajaran dan perubahan kebiasaan dari pengguna, sehingga resistensi pengguna, perlu menjadi perhatian UTAMA. Migrasi open source juga merupakan perjalan panjang dari proses perubahan budaya yang tidak dapat dilakukan dengan cepat, perlu tahap demi tahap, dan penyempurnaan serta evaluasi dari setiap proses migrasi yang telah dilakukan. Bukan tidak mungkin dengan kesabaran dan semangat untuk mandiri, Insya Allah 5 tahun kedepan iklim penelitian di Indonesia berkembang pesat dan bangsa kita sudah dapat mandiri, dengan menghargai HaKI.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agung.getux.com/2009/10/30/strategi-migrasi-open-source-di-universitas/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Helpdesk Open Source Berbasis Komunitas</title>
		<link>http://agung.getux.com/2009/10/29/helpdesk-open-source-berbasis-komunitas/</link>
		<comments>http://agung.getux.com/2009/10/29/helpdesk-open-source-berbasis-komunitas/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2009 15:09:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agung Nugroho</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Open source]]></category>

		<category><![CDATA[Opinion]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agung.getux.com/?p=239</guid>
		<description><![CDATA[<img src="http://agung.getux.com/wp-content/uploads/2009/10/community.jpg" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Tulisan ini dibuat untuk menyukseskan <a href="http://www.informatika.lipi.go.id/seminar/lombablog/">Lomba Blog Open Source</a> P2I-LIPI dan <a href="http://www.informatika.lipi.go.id/seminar/">Seminar Open Source</a> P2I-LIPI 2009.</p></blockquote>
<p><a href="http://agung.getux.com/wp-content/uploads/2009/10/community.jpg"><img src="http://agung.getux.com/wp-content/uploads/2009/10/community.jpg" alt="" title="community" width="300" height="232" class="alignleft size-medium wp-image-240" /></a>Komunitas merupakan aset yang besar sekaligus menjadi motor perkembangan open source di Indonesia. Kemunculan beberapa komunitas seperti Ubuntu, KPLI (Kelompok Pengguna Linux Indonesia), Open Suse, dsb, telah memberikan kontribusi yang cukup besar dalam sosialisasi open source ke masyarakat umum. Komunitas biasanya di manajemen oleh pengguna atau pengembang yang memiliki ketertarikan yang sama terhadap sesuatu. Secara organisasi manajemen komunitas dapat dikatakan buruk, karena mayoritas komunitas di manajemen tidak secara profesional. Bukan tidak mungkin komunitas open source di Indonesia, kadang bisa muncul dan hilang dengan sendirinya. Duplikasi atau sistem regenerasi terkadang tidak dapat berjalan baik, sehingga peran komunitas menjadi semakin terpuruk. Hal ini wajar, karena setiap person dalam komunitas memiliki tanggung jawab dan pekerjaan yang lain, sehingga komunitas hanya menjadi rumah kedua bagi mereka.</p>
<p>Permasalahan ini, sepertinya harus mulai dipikirkan oleh seluruh pihak, termasuk pemerintah. Keberadaan IGOS center, POSS Network, dan FOSS-ID seharusnya bisa menyelesaikan permasalahan ini. Jika melihat perkembangan saat ini, IGOS, POSS Network dan FOSS-ID sebenarnya tidak terlepas dari komunitas. Namun kegiatan unit-unit hanya terbatas pada sosialisasi, pelatihan, dan migrasi. Sehingga melupakan peran supporting dan pelayanan pasca kegiatan tersebut. Akibat dari kurangnya supporting dan pelayanan pasca migrasi, membuat penggunan atau instasi yang telah melalui proses sosialisasi dan migrasi menjadi &#8220;tidak diperhatikan&#8221;. Pengguna atau instansi yang telah termigrasi harus mencari informasi secara mandiri untuk menyelesaikan permasalahannya. Bahkan tidak jarang yang harus bergabung dalam komunitas tertentu. Namun tetap saja, pelayanan yang diberikan komunitas tidaklah optimal.</p>
<p>Indonesia memiliki karakteristik yang berbeda dengan perkembangan open source di luar negeri. Masyarakat indonesia, bisa dibilang tidak terbiasa mandiri, ketika menghadapi perubahan. Apalagi yang kita rubah adalah kebiasaan yang sudah cukup melekat di masyarakat kita. Menanggapi hal ini, perlu adanya sistem supporting dan pelayanan yang terpusat, sehingga pengguna dapat mengeluh dan bertanya melalui sistem atau supporting yang tersedia. Supporting dan pelayanan ini, alangkah baiknya berasal dari masing-masing FOSS-ID dan POSS Network. Namun hendaknya juga melibatkan komunitas dalam memberikan pelayanan. FOSS-ID, IGOS center dan POSS Network hanya berperan dalam posisi manajemen untuk komunitas ini. Bisa saja kita sebut ini sebagai open source community building. Komunitas nantinya di berikan sebuah tempat untuk bereksperimen, sharing ilmu, dan mempelajari tentang organisasi dan bisnis open source.</p>
<h3>Model pendanaan</h3>
<p>Beberapa instansi pemerintah memiliki pos anggaran sendiri untuk program kegiatan yang mereka laksanakan. Sebagai contoh pos anggaran yang disalurkan untuk POSS Network. Model pendanaan ini dapat digunakan untuk pengembangan komunitas dan penguatan helpdesk di masing-masing daerah perwakilan POSS Network. Bahkan bisa dimungkinkan POSS Network membuat lembaga pelatihan dimana manajemennya ditangani oleh POSS Network. Lembaga pelatihan ini bisa berkerjasama dengan pemerintah daerah untuk melakukan sosialisasi di instansi mereka. Selanjutnya lembaga pelatihan ini dapat memberikan supporting dan pelayanan sebagai nilai tambah.<br />
Tempat pelatihan ini juga dapat meningkatkan kualitas SDM komunitas open source lokal. Komunitas dapat mengembangkan kemampuan dan kompetensinya masing-masing, yang pada akhirnya juga digunakan untuk mendukung pelayanan helpdesk open source. </p>
<h3>
Model layanan helpdesk</h3>
<p>Model layanan helpdesk open source yg terbaik adalah dengan menyediakan seluruh informasi dalam berbagai media, baik secara online maupun offline. Untuk online bisa melalui media chatting, telepon dan berbasis wiki. Sementara untuk offline media, bisa melalui buku-buku untuk kalangan terbatas. Layanan helpdesk dalam bentuk paket juga bisa diterapkan disini, seperti layanan helpdesk yang diterapkan oleh <a href="http://shop.canonical.com/index.php?cPath=31&#038;currency=USD">canonical</a>.</p>
<h3>Bagaimana dengan regenerasi ?</h3>
<p>Hal ini merupakan isu yang sampai saat ini, saya sendiri belum memiliki jawabannya. Karena masalah kesulitan regenerasi dan duplikasi tidak hanya terjadi di satu komunitas, melainkan banyak komunitas. Namun besar harapan saya, jika POSS Network atau FOSS-ID atau IGOS Center dapat mengubah manajemen organisasi komunitas menjadi lebih baik.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agung.getux.com/2009/10/29/helpdesk-open-source-berbasis-komunitas/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Rusia menang atas Belanda</title>
		<link>http://agung.getux.com/2008/06/21/rusia-menang-atas-belanda/</link>
		<comments>http://agung.getux.com/2008/06/21/rusia-menang-atas-belanda/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2008 21:58:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agung Nugroho</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Opinion]]></category>

		<category><![CDATA[Random]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agung.getux.com/2008/06/21/rusia-menang-atas-belanda/</guid>
		<description><![CDATA[Okelah Portugal jagoan pertama saya kalah melawan jerman, namun Rusia setelah menang atas Swedia 2 - 0, agaknya strategi hiddink benar-benar ampuh bikin Belanda bermain jelek pada pertandingan kali ini. Gila aj pemain sekelas Nistelrooy, Persie, Sneijder benar-benar dibuat tidak berdaya, setiap operan selalu dengan mudahnya di potong oleh Rusia. Sepertinya Belanda kalah mental dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Okelah Portugal jagoan pertama saya kalah melawan jerman, namun Rusia setelah menang atas Swedia 2 - 0, agaknya strategi hiddink benar-benar ampuh bikin Belanda bermain jelek pada pertandingan kali ini. Gila aj pemain sekelas Nistelrooy, Persie, Sneijder benar-benar dibuat tidak berdaya, setiap operan selalu dengan mudahnya di potong oleh Rusia. Sepertinya Belanda kalah mental dalam pertandingan kali ini atau mungkin strategi hiddink yang menekan Belanda.</p>
<p>Gol pertama yang dibuat Pavluychenko tidak membuat Belanda patah arang, Nistelrooy akhirnya berhasil membuat gol tidak lama setelah Rusia. Tapi pergantian pemain dari Rusia sepertinya mengisi posisi penyerang, lihat saja Torbinski yang berhasil membobol gawang Van der Sar setelah mendapat umpan dari Arshavin pada perpanjangan waktu, tendangan yang cukup berani menurut saya, karena hampir saja dia membentur tiang gawang.</p>
<p>Gol ketiga barulah di selesaikan sendiri oleh Arshavin. Antiklimaks permainan Belanda mungkin juga disebabkan ketidak ikutsertaan Robben dalam pertandingan ini, selain pengaruh mental yang menurun dan strategi hiddink yang membuat Belanda tidak berdaya.</p>
<p>Anyway, <a href="http://yahyakurniawan.net/olah-raga/prediksi-perempat-final/#more-128">Prediksi pak Yahya</a> tentang kemenangan Belanda 3 - 1 sepertinya terbalik sekarang, selain itu ini juga membuktikan bahwa Rusia bukanlah kerikil kecil, tapi batu besar :p~. Dan satu lagi pak, Turkey menang atas Kroasia lewat tendangan adu pinalti. </p>
<p>Lalu tinggal menunggu Spanyol vs Italia, prediksi saya Spanyol menang kali ini, mungkin karena terpacu untuk melawan Rusia dalam babak semifinal. Yah.. tapi namanya prediksi bisa salah toh..</p>
<p>Kemenangan Rusia ini setidaknya memberikan refresh full pada saya setelah sempet syock.. karena <a href="http://kronologger.com/status.php?respid=80276">peristiwa itu</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agung.getux.com/2008/06/21/rusia-menang-atas-belanda/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pertama kali dalam sejarah, Rusia masuk perempat final</title>
		<link>http://agung.getux.com/2008/06/18/pertama-kali-dalam-sejarah-rusia-masuk-perempat-final/</link>
		<comments>http://agung.getux.com/2008/06/18/pertama-kali-dalam-sejarah-rusia-masuk-perempat-final/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2008 21:57:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agung Nugroho</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Opinion]]></category>

		<category><![CDATA[Random]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agung.getux.com/2008/06/18/pertama-kali-dalam-sejarah-rusia-masuk-perempat-final/</guid>
		<description><![CDATA[Untuk Euro 2008 ini, sebenarnya saya menjagokan Portugal. Namun saya tetap memperhatikan terus perkembangan permainan Rusia, bisa di bilang Rusia adalah pilihan saya setelah Portugal. Rusia memang masih cukup muda dg kualitas yang kurang dibanding tim lain di Euro ini, selain itu juga pengalaman yang kurang dan pemain yang masih muda. 
Tapi ada satu hal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Euro 2008 ini, sebenarnya saya menjagokan Portugal. Namun saya tetap memperhatikan terus perkembangan permainan Rusia, bisa di bilang Rusia adalah pilihan saya setelah Portugal. Rusia memang masih cukup muda dg kualitas yang kurang dibanding tim lain di Euro ini, selain itu juga pengalaman yang kurang dan pemain yang masih muda. </p>
<p><img src="http://i29.photobucket.com/albums/c262/agungxtwo/Guus-hiddink.jpg" alt="" align="left" />Tapi ada satu hal yang tidak bisa mengalihkan perhatian saya pada tim ini, yaitu <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hiddink">Guus Hiddink</a>. Pelatih ini terbukti membawa Korea Selatan masuk dalam Piala Dunia 2002 dan Australia pada Piala Dunia 2006, dan perubahan permainan setiap tim yang di asuhnya pun terlihat signifikan. Dan juga Rusia dengan kualitas pemainnya masih kalah dengan Korea Selatan dan Australia.</p>
<p>Namun 2 pertandingan setelah kekalahan melawan spanyol, memberikan pelajaran bagi Rusia, sehingga pola permainannya berubah setiap pertandingan. <a href="http://pialaeropa.detiksport.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/06/tgl/19/time/033517/idnews/958758/idkanal/514">Kemenangan Rusia atas Swedia 2-0</a>, membawa Rusia menjadi <em>runner-up</em> di grup D juga memberikan bukti kualitas dan strategi pelatih belanda ini. Sayang <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pavel_Pogrebnyak">Pavel Viktorovich Pogrebnyak</a> yang awalnya menjadi nyawa dari Rusia tidak ikut dalam Euro ini <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pavel_Pogrebnyak">akibat cidera</a>, jika <a href="http://pialaeropa.detiksport.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/05/tgl/28/time/003826/idnews/946106/idkanal/514">pemain resmi Rusia lengkap</a>, permainan Rusia pasti lebih bagus. Setidaknya Pavlyuchenko yang berhasil memasukkan 2 gol atas Inggris dalam babak kualifikasi telah memberikan tiket Rusia ke perempat final, pertama kali dalam sejarah Rusia selama ikutserta di Euro.</p>
<p>Puff.. puas rasanya Rusia menang, padahal sempat harap2 cemas, karena pemain Swedia lebih berkualitas dan berpengalaman. </p>
<p>Selanjutnya Belanda vs Rusia, sesama pelatih dari Belanda namun beda generasi Van Basten vs Hiddink. Siapa menang ? pertandingan perempat final bakal seru. Saya dukung Rusia aj deh.. walaupun Belanda sudah babat habis Italia, Perancis dan Rumania.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agung.getux.com/2008/06/18/pertama-kali-dalam-sejarah-rusia-masuk-perempat-final/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Berhenti merokok dan mulai hidup sehat</title>
		<link>http://agung.getux.com/2008/05/29/berhenti-merokok-dan-mulai-hidup-sehat/</link>
		<comments>http://agung.getux.com/2008/05/29/berhenti-merokok-dan-mulai-hidup-sehat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 May 2008 09:55:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agung Nugroho</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Opinion]]></category>

		<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<category><![CDATA[Random]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agung.getux.com/2008/05/29/berhenti-merokok-dan-mulai-hidup-sehat/</guid>
		<description><![CDATA[Hampir 5 bulan, perjuangan untuk berhenti merokok saya lakukan. Bahkan bisa dibilang sekrang saya sudah tidak menyentuh lagi. Tapi sesekali melihat temen2 yang merokok, saya pun jadi pengen :p~. Merokok memang telah menjadi lifestyle bagi masyarakat kita, dan tidak jarang rokok malah menjadi &#8220;sesuatu&#8221; yang dapat membangkitkan kepercayaan diri (yakin ??). Setidaknya situasi ini yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://i29.photobucket.com/albums/c262/agungxtwo/notobaccoday08.jpg" alt="" align="left" />Hampir 5 bulan, perjuangan untuk berhenti merokok saya lakukan. Bahkan bisa dibilang sekrang saya sudah tidak menyentuh lagi. Tapi sesekali melihat temen2 yang merokok, saya pun jadi pengen :p~. Merokok memang telah menjadi lifestyle bagi masyarakat kita, dan tidak jarang rokok malah menjadi &#8220;sesuatu&#8221; yang dapat membangkitkan kepercayaan diri (yakin ??). Setidaknya situasi ini yang anda lihat pada lingkungan siswa yang menembuh jenjang pendidikan baik SMP maupun SMU, atau SD juga udah bisa ngerokok kalee ya. Bahkan <a href="http://akuinginhijau.wordpress.com/2007/07/08/stop-merokok-bukan-karena-asapnya-tapi-proses-pembuatannya/">proses pembuatannya pun juga merugikan</a>.</p>
<p>Buat yang sudah &#8220;ketagihan&#8221; merokok, berhenti selama 1 - 2 hari saja cukup berat, karena biasanya efeknya ada pada lidah yang pait dan pusing-pusing, atau mungkin ada gejala lain. Kadang juga rokok digunakan untuk meredakan kesuntukan bahkan stress. Tapi merokok juga menyebabkan efek yang buruk bagi tubuh anda, salah satunya adalah kinerja paru-paru dan jantung yang menurun. Berlari yang baru berapa meter aj udah termehek-mehek :p~ atau mungkin pada saat renang anda bisa merasakan benar penurunan kinerja organ tubuh anda yang menurun.<br />
<span id="more-193"></span><br />
Tepat akhir awal juli yang lalu saya diajak rekomendasikan oleh sahabat untuk memulai aktivitas fitness. Hal yang luar biasa menurut saya, karena dari sejak kecil jarang sekali olahraga entah hanya sekedar lari kecil atau pun push up. Sebuah permulaan memang berat, ketika mulai menekuni rutinitas baru ini, tidak jarang tubuh saya ngilu-ngilu, bukan cm itu rokok pun juga masih tetep lanjut kyk kereta api :d. Setelah 5 bulan, tidak ada perubahan sama sekali dari tubuh, normal-nya akan ada perubahan dari tubuh kita, entah bertambah gemuk, ato massa otot yang bertambah.</p>
<p>Kemudian saya mulai mengurangi aktivitas merokok, berat memang, lidah yang pait, kepala pusing juga sering membuat saya kembali merokok. Awalnya saya hanya bertahan 1 - 2 minggu, kemudian kembali lagi. Desember 2007, adalah awal dari keinginan saya untuk berhenti, karena kebetulan saya mulai menekuni kembali olahraga renang yang sudah saya tinggalkan 8 tahun lamanya. dan hasilnya.. eng.. ing.. eng.. damn.. saya kalah sama anak SD waktu renang, coz nafas saya tidak sepanjang anak itu.. hahaha.. &#8220;sudahlah akui aj km kalah gung..&#8221;</p>
<p>Dari sini barulah awal saya memulai hidup sehat, mulai dari diet (mengatur pola makan), mengatur pola istirahat, dan menghentikan total aktivitas merokok. Sesekali lidah pahit, saya minum teh manis atau ngopi :p~. Sesekali saya pusing, saya coba untuk tidur dan istirahat teratur. Sambil proses berhenti ini, saya coba imbangi dengan kegiatan fitness dan renang, hingga akhirnya sukses menaikan bobot saya dari 56 kg menjadi 65 kg dan berhenti merokok. Rutinitas yang terbilang baru ini saya jalani 3 - 4 kali seminggu, dan setelah melakukan check up oleh dokter penyakit dalam, alhamdulilah paru-paru saya sehat dan bersih.</p>
<p>* <em>tulisan ini untuk menumbuhkan semangat berhenti merokok, sekaligus menyambut hari tanpa tembakau</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agung.getux.com/2008/05/29/berhenti-merokok-dan-mulai-hidup-sehat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
