Thursday, 17 April 2008 3:39 pm
Agung Nugroho - Agung "Raxephonix" Blog
Sudah masuk dalam tahun kelima saya bergabung dalam komunitas ini, banyak hal baik pengalaman, ilmu, persahabatan dan pertengkaran mesra yang terjadi bahkan pekerjaan sekarang pun adalah jasa besar dari komunitas ini. Hal-hal ini yang membuat saya berat meninggalkan “mereka”. Keputusan untuk pamit sebenarnya sudah lama bercokol di kepala, karena saya membuat plan untuk hanya menjabat selama 6 bulan di posisi itu. Pun juga saya sampaikan kepada ketua sebelumnya.
Namun perjuangan dan darah yang mengalir dalam sebuah event besar tersebut membuat saya mengurungkan kembali seluruh niat itu. Bahkan keteguhan saya juga mendapat tentangan dari orang tua, secara saya menolak untuk ikut test di salah satu departemen pemerintah dengan alasan tanggung jawab yang belum saya selesaikan.
-Selengkapnya…-
Category: Linux, Personal
Saturday, 19 January 2008 3:32 pm
Agung Nugroho - Agung "Raxephonix" Blog
Saya sedang berhayal memiliki EeePC berukuran 7 inchi di tangan. Pertama-tama saya akan melototin ni EeePC, di elus-elus *tanda heran*. Kemudian saya akan mencoba “menikmati” Sistem Operasi Xandros didalamnya, hm.. barang kali bisa jadi bahan perbandingan. Setelah puas menikmati Xandros, saya berniat untuk menggantikan sistem operasi tersebut dengan Linux Mint 4.0 Daryna, sekalian mencatat daftar hardware kompabilitas dari EeePC.
Tidak lupa saya juga akan belikan hardisk tambahan untuk menyimpan seluruh file multimedia. Dan EeePC ini akan saya bawa kemana-kemana termasuk ke kantor. Biar laptop jadul saya Toshiba pro 4600 ga iri, jd saya harus membagi waktu adil dengan “barang mainan” satu ini.
Karena bentuknya yang super mini saya akan berusaha sebaik mungkin untuk beradaptasi dengannya, sekalian saya juga akan melakukan sosialisasi Open Source n Linux ke anak-anak sambil membawa EeePC ini. hm… dijamin mereka pasti seneng. wah.. saya jadi tidak sabar melihat anak kecil rebutan EeePC milik saya ini. Sapa tahu saja anak-anak ini memiliki seorang kakak yang manis..hehe.

kl udah dapat kakaknya barulah saya ajukan proposal ke pemerintah n komunitas untuk melakukan sosialisasi Open Source n Linux ke anak-anak TK dan SD sekaligus kerjasama dengan Asus. Anak-anak pasti suka di ajarin ama mas-mas yang lucu yang sedang mendemokan compiz pucion.
“Ih… kayak ager-ager ya mas… ”
“wo.. keyen bisa muter2..”
“awas mas laptopnya kebakaran” *demo efek api*
“ih… ih… hujan… hujan.. laptopnya ke hujanan” *demo efek hujan”
yah begitulah celoteh mereka kira2.
* cerita diatas fiksi belaka dan berisi seluruh hayalan saya.. jd jangan serius-serius bacanya.. ntar kurus lagi.. wakakakk
* tidak terlalu banyak berharap.. hanya mencoba http://iwanteeepc.blogspot.com/
Category: Linux, Random, Opinion
Wednesday, 2 January 2008 2:00 am
Agung Nugroho - Agung "Raxephonix" Blog
Selamat tahun baru 2008 untuk semua blogger dan teman-teman,
semoga tahun ini menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya.
Setelah cerita soal SE K550 yang menjadi pegangan baru, langsung saya mencoba koneksi gprs dengan memanfaatkan SE K550i sebagai modem. Pertama kali koneksi menggunakan koneksi dengan satuan per kb, tutorialnya sama dengan si okto yang menggunakan C650. hanya saja kali ini saya menggunakan koneksi dengan time based, yaitu Rp.100,- per menit. Sebelumnya saya juga pernah mencoba menggunakan tutorial okto untuk memenuhi hasrat saya melihat update terbaru di onemanga.com, alhasil setelah 2 chapter membaca saya pikir cm habis Rp.500.. eh.. ternyata Rp.10.000,- *sambil melotot liat pulsa HP*.
Dalam testing ini saya menggunakan Linux Mint 4.0 Daryna.
-Selengkapnya…-
Category: Linux
Sunday, 25 November 2007 3:16 pm
Agung Nugroho - Agung "Raxephonix" Blog
Tak terasa rangkaian Indonesia Linux Conference 2007 selesai sudah. Kemaren (23/11/07) Workshop “Mudah Membangun Server Linux” yang merupakan rangkaian terakhir dari ILC 2007 berjalan dengan lancar, bahkan setelah perbincangan dengan temen-teman panitia yang kebetulan adalah KSL Atmajaya, mereka sempat menolak banyak peserta. Hal ini dikarenakan kondisi Lab yang memang hanya cukup menampung 40 orang.
Sebagian dari mereka yang menganggap sukses ILC 2007 mungkin merasa bahwa event ini tidak mengalami halangan yang berarti namun sebenarnya banyak sekali rintangan yang harus di lewati KPLI Jogja yang menjadi tuan rumah dari event tersebut.
Tepat sekitar beberapa bulan yang lalu pembicaraan mengenai ILC 2007 yang diadakan di jogja menjadi topik yang hangat dibicarakan. Kami pada waktu itu masih sempat tertawa dan bercanda saat rapat pembentukan panitia ILC 2007. Saya masih mengingat waktu itu mas fathir, yuda, stwn, yodi, okto, manda berusaha mengonsep event ini. dan terbentuklah panitia ILC 2007 dan KPLI Jogja sebagai SC.
Modal dengkul dan otak
Percaya ato tidak event ini hanya bermodalkan dengkul dan otak, semua aktivitas kami lakukan dengan modal sendiri. Pada waktu itu sempat saya berpikiran untuk mundur karena ga punya modal untuk acara ini, namun sudah tanggung setengah jalan. Saya dan teman-teman KPLI Jogja pun melakukan planing dari kemungkinan terbaik sampai terburuk (Plan A - Z). Tidak lupa saya berkonsultasi dengan bos besar untuk minta pendapat. Atas saran beliau kami pun tetap maju dengan segala kekurangan. Ternyata kondisi berpihak lain kepada kami, sebagian besar penggagas dari KPLI Jogja ternyata mendapat pekerjaan dan tanggung jawab di salah satu Universitas terkemuka di Jogja. Dengan demikian berkuranglah porsi konsentrasi KPLI Jogja yang awalnya 100% mengorbankan diri di ILC 2007 menjadi 30%. Untunglah pada waktu itu kami sudah membagi koordinasi dengan panitia inti dan panitia lokal. Panitia lokal merupakan KSL yang menjadi tuan rumah dari setiap acara tersebut, dengan harapan tiap kampus memberikan kontribusi atau donatur ke acara kami. Tapi ternyata panitia lokal menjadi bingung ketika kami meminta mereka untuk mengajukan proposal ke kampus mereka masing-masing. Jadi dengan terpaksa KPLI Jogja harus menanggung seluruh biaya event. Sayangnya panitia lokal tidak mau di biayai dengan dengkul dan otak :D.
-Selengkapnya…-
Category: Linux, Opinion, Personal
Friday, 16 November 2007 4:24 pm
Agung Nugroho - Agung "Raxephonix" Blog
KPLI Meeting merupakan acara tertutup dan mengundang beberapa perwakilan KPLI dari seluruh wilayah Indonesia; perwakilan Komunitas Linux seperti Ubuntu Indonesia, OpenSuse Indonesia, Slackware Indonesia, IGN (IGOS Nusantara), Blankon, Kuliax, CITC; Perwakilan organisasi: YPLI (Yayasan Penggerak Linux Indonesia), AWALI (Asosiasi Warnet Linux Indonesia);Perwakilan Departemen Komunikasi dan Informatika sebagai pihak dari pemerintah.
Sudah lebih dari 1 bulan kami melakukan publikasi untuk KPLI Meeting dengan mengundang teman-teman aktivis open source di seluruh penjuru Indonesia. Dari data-data yang terkumpul peserta mencapai 97 orang. dan besok merupakan hari yang melelah sekaligus menyenangkan karena dapat bertemu dengan rekan-rekan sesama aktivis.
Malam ini merupakan rileks sesaat sebelum besok menyambut teman-teman peserta KPLI Meeting, sejauh ini yang sudah datang adalah perwakilan dari KPLI Samarinda.
Beberapa agenda tambahan dari KPLI Meeting adalah :
1. Konde release party
2. ‘Presentasi’ Telkom RisTi tentang penyedian mirror FOSS
Selamat datang di jogja peserta KPLI Meeting
Category: Linux, Personal