Avatar

agung “Raxephonix” Blog

Hidup sekarang dan tersenyum untuk masa depan

The Dark Night Review

Categories: Review
Written By: Agung Nugroho

Diantara seluruh Superhero DC Comics yang di filmkan, ini yang terbaik

Sampai sekarang saya masih terkagum-kagum dengan film Batman Begins 2005, yang merupakan prekuel dari The Dark Night. Seperti gaya Cristopher Nolan dalam film-filmnya, Memento, Insomnia, Batman Begins and The Prestige yang selalu menunjukkan kesan kelam, begitu pula dengan The Dark Night. Walaupun harus saya akui dalam film ini, justru Joker jauh lebih mendominasi cerita, bahkan Heath Ledger (alm.) layak mendapatkan nominasi oscar dalam perannya sebagai Joker. Tidak sama dengan film superhero lain, The Dark Night justru menjatuhkan Batman sebagai tokoh anti-hero, yang justru dibenci dan menjadi buronan. Kalo The Incredible Hulk mencoba mengembalikan jalur ke aslinya (komik), ow.. justru The Dark Night menjauhkan dari jalur komik.

Why So Serious?
Film di buka dengan aksi perampokan bank milik mafia, yang terkesan sangat rapi. Saking rapinya, Joker (setelah membunuh seluruh temannya sendiri) bisa keluar naik bus sekolah, bersamaan dengan bus sekolah lainnya yang kebetulan lewat. Setelah Joker, muncul juga Scarecrow (pertama kali muncul di Batman Begins), pada malam harinya, dan sedang melakukan transaksi dengan mafia rusia. Disinilah kemunculan pertama kali Batman, ditengah Batman gadungan yang berusaha menangkap para mafia ini.

Mengetahui kekacauan ini, Batman, Gordon dan Jaksa Harvey Dent bekerjasama untuk menumpas seluruh kawanan penjahat ini. Harvey Dent merupakan saingan Bruce Wayne yang juga mencintai Rachel. Hingga akhirnya Batman berhasil membawa kembali Lau, yang kabur ke Hongkong dan menyimpan seluruh uang mafia, ke kota Gotham. Di kantor ini juga terlalu banyak adegan yang tidak harus anda lewatkan, hingga kecanggihan Bat-signal, dan desain batsuit yang baru. Dan seluruh perangkat Batman ini masih di desain oleh Lucius Fox.

Tantangan terbesar adalah ketika Joker mengumumkan akan membunuh orang satu per satu jika Batman tidak muncul dan menunjukkan jati dirinya ke publik. Dalam posisi tertekan inilah Batman hampir putus asa, karena 5 orang menjadi korban kekejaman Joker. Selain itu ternyata Joker termasuk musuh yang sulit ditemukan. Joker tidak ingin uang, justru dia punya obsesi lain. This town needs a better class of criminal
. Dasar orang gila..

Endure, Master Wayne. Take it. They’ll hate you for it. But that’s the point of Batman, he can be the outcast. He can make the choice that no one else can make, the right choice. -Alfred

Diluar dugaan, Harvey Dent justru malah mengakui dirinya adalah Batman, dengan harapan Batman dapat menangkap Joker. Adegan-adegan pengejaran yang seru dan tegang antara Joker dan Batman yang saling kejar2an sayang banget untuk dilewatkan. Batman yang mengetahui The Tumbler (Batmobile) rusak parah, akhirnya mengambil inisiatif untuk mengeluarkan Batpod, sehingga The Tumbler mengaktifkan self destruction. Disinilah anda dapat melihat Aksi Batpod yang dapat menggulingkan truk trailer milik Joker.


Batpod, yang merupakan bagian dari Batmobile

Detik demi detik anda akan dibuat tegang oleh aksi Joker, dan tidak terasa anda baru 1 jam menonton, padahal rasanya film ini sudah berjalan selama 2 jam. Apalagi ini akan sangat terasa bahwa film ini selesai ketika Joker tertangkap, sayang sekali anda tertipu. Karena ini merupakan bagian dari rencana Joker untuk menciptakan karakter baru Two-face.

Plus
Joker, benar2 digambarkan berbeda dengan Komik, ini dia penjahat paling gila, pintar, dan licik yang belum pernah ada dalam sejarah film superhero lain.

Joker dalam film ini jauh berbeda dari film Batman yang lain bahkan di komik. Rambut acak2an yang mirip ilmuwan gila, dandanan makeup super tebal, ditambah jahitan di bibir, semakin menampilkan sosok Joker yang psiko. Dia menghancurkan rumah sakit, dan apapun yang menghalanginya, dia tidak takut mati, dia merencanakan ‘chaos’ dengan baik, I’m an agent of chaos, ujar Joker


Batman melakukan interograsi pada Joker

Minus
Seharusnya Joker dan Two-face dibuat dalam 2 film berbeda, sehingga waktu 2 jam tidak terasa panjang, tapi walaupun tergabung menjadi satu jalinan cerita, Nolan benar2 membuat film ini menjadi satu kesatuan.

Akhir yang diluar dugaan..
The Dark Night, justru lebih mengekspose Joker sebagai musuh abadi Batman, bahkan hingga akhir film pun Joker justru menang, kenapa ?

I took Gotham’s white knight, and lowered him to our level. It wasn’t hard. Y’see, madness, as you know, is like gravity. All it takes is a little…push. -The Joker

White Knight (Harvey Dent) yang awalnya menjadi pahlawan karena berhasil menghukum 540 penjahat dan menjadi terdakwa, justru jatuh mentalnya di hadapan Joker dan menjadi Two-face. Sementara Batman, demi menjaga nama baik harvey dan menjaga moral masyarakat Gotham, lebih memilih menjadi buronan.

Because he’s the hero Gotham deserves, but not the one it needs right now…and so we’ll hunt him, because he can take it. Because he’s not a hero. He’s a silent guardian, a watchful protector…a dark knight -Gordon

The Dark Night

Director: Christopher Nolan
Naskah : Jonathan Nolan (screenplay) dan Christopher Nolan (screenplay)
Rilis : 18 July 2008 (Indonesia)
Pemeran : Christian Bale (Bruce Wayne / Batman), Heath Ledger (The Joker), Aaron Eckhart (Harvey Dent / Two-Face), Michael Caine (Alfred Pennyworth), Maggie Gyllenhaal (Rachel Dawes), Gary Oldman (Lt. James Gordon), Morgan Freeman (Lucius Fox), Cillian Murphy (Scarecrow), Chin Han (Lau)

Iron Man Review Renang tanpa kacamata

9 comments so far

  1. yayan
    #1

    aaa… spoiler
    but anyway, thanks reviewnya
    jadi tambah pengen nonton..

  2. Harry
    #2

    kayaknya seru nih :p

  3. chandra.ngehe
    #3

    Yak, setujuuu!!! The Dark Knigh memang antitesi dari film superhero kebanyakan. Nonton film ini membuat saya kembali mencintai Batman, setelah figur ini dirusak oleh aksi tebar pesona George Clooney di Batman & Robin. Saya udah nonton 3x, bagaimana dgn Anda? hehehe…

    Salam

  4. -=«GoenRock®»=-
    #4

    Film2 superhero sekarang lebih enak ditonton, lebih realistis. Nggak cuman Visual FXnya aja yang realistis tapi settingnya juga. Heath Ledger emang pas banget meranin Joker. Saya bikin juga karakter Joker di salah satu Game Online -> http://www.youtube.com/watch?v=nadbtAZDFCM

  5. mbah gundul
    #5

    walah penggila superhero rupanya…kenal sama sawung kampret ??????:D

  6. SyueBH
    #6

    Why so serious……Jokernya keren banget!!!gw sampe merinding liatnya…….gw malah simpatik ma Joker daripada ma Batmannya….
    keren banget!!!!!!

  7. han
    #7

    thanks for u”r favor give me the descriptions about batman

  8. jaka
    #8

    tul banget bro…. pilm yang ruarrrr biasa, kabar matinya pemeran joker, justru tambah memancing minat penonton untuk menyaksikan pilm ini….. gud luck batman.

  9. nakoshi
    #9

    dua jempol deh bwat the dark knight, seru abis…

Leave a Reply





XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>

2 Trackbacks/Pings

Featured & Popular Articles